LASIK (Laser-Assisted In Situ Keratomileusis) adalah prosedur bedah mata yang bertujuan untuk mengoreksi gangguan penglihatan seperti rabun jauh, rabun dekat, dan astigmatisme. Meskipun prosedur ini tergolong aman dan efektif, ada beberapa pantangan yang harus diperhatikan sebelum dan setelah operasi agar hasilnya optimal dan risiko komplikasi dapat diminimalkan. Berikut adalah hal-hal yang tidak boleh dilakukan sebelum dan setelah LASIK.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Sebelum LASIK
1. Menggunakan Lensa Kontak dalam Waktu Dekat Sebelum Operasi
Lensa kontak dapat mengubah bentuk kornea sehingga memengaruhi hasil pemeriksaan pra-operasi. Dokter biasanya menyarankan untuk berhenti menggunakan lensa kontak selama:
- 1 hingga 2 minggu sebelum LASIK jika menggunakan lensa kontak lunak.
- 3 hingga 4 minggu jika menggunakan lensa kontak keras atau gas permeable.
2. Menggunakan Makeup, Krim, atau Parfum pada Hari Operasi
Produk kosmetik, seperti maskara, eyeliner, dan foundation, dapat meningkatkan risiko infeksi selama prosedur. Disarankan untuk membersihkan wajah sepenuhnya dan menghindari penggunaan produk kecantikan pada hari operasi.
3. Mengabaikan Pemeriksaan Mata yang Direkomendasikan
Pemeriksaan pra-LASIK sangat penting untuk memastikan apakah pasien memenuhi syarat untuk prosedur ini. Mengabaikan pemeriksaan ini dapat meningkatkan risiko efek samping atau hasil yang kurang optimal.
4. Mengonsumsi Alkohol atau Kafein Sehari Sebelum Operasi
Alkohol dan kafein dapat menyebabkan dehidrasi, yang berpotensi membuat mata lebih kering selama dan setelah prosedur LASIK. Oleh karena itu, lebih baik menghindari minuman ini sebelum operasi.
5. Tidak Mendapatkan Istirahat yang Cukup
Kurang tidur dapat meningkatkan ketegangan dan stres sebelum prosedur, yang dapat memengaruhi kenyamanan dan pemulihan setelah LASIK.
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Setelah LASIK
1. Menggosok Mata
Setelah LASIK, kornea masih dalam tahap penyembuhan dan sangat rentan terhadap gesekan. Menggosok mata bisa menyebabkan lipatan pada flap kornea yang telah dibentuk selama operasi, yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan.
2. Menggunakan Produk Kosmetik Mata Terlalu Cepat
Eyeliner, maskara, dan eyeshadow bisa menyebabkan iritasi atau infeksi. Pasien biasanya disarankan untuk tidak menggunakan makeup mata setidaknya selama satu minggu setelah LASIK.
3. Terpapar Air Kotor atau Kolam Renang
Air di kolam renang, laut, atau bahkan bak mandi bisa mengandung bakteri yang dapat menyebabkan infeksi mata. Hindari berenang atau berendam setidaknya selama 2 hingga 3 minggu setelah LASIK.
4. Terpapar Cahaya Terlalu Terang Tanpa Perlindungan
Mata akan lebih sensitif terhadap cahaya setelah prosedur. Gunakan kacamata hitam saat berada di luar ruangan untuk mengurangi ketidaknyamanan akibat silau dan melindungi mata dari sinar UV.
5. Melakukan Aktivitas Fisik yang Berat
Olahraga berat, terutama yang melibatkan kontak fisik, seperti tinju, sepak bola, atau angkat beban, harus dihindari setidaknya selama satu bulan setelah LASIK untuk mencegah cedera pada mata.
6. Mengemudi Tanpa Izin dari Dokter
Penglihatan mungkin masih buram atau terganggu dalam beberapa hari pertama setelah operasi. Pastikan untuk mendapatkan izin dari dokter sebelum mulai mengemudi lagi.
7. Mengabaikan Jadwal Kontrol ke Dokter
Pemeriksaan pasca-LASIK sangat penting untuk memastikan mata sembuh dengan baik dan tidak ada komplikasi. Jangan melewatkan jadwal kontrol yang telah ditentukan oleh dokter.
Kesimpulan
Prosedur LASIK memberikan manfaat besar dalam meningkatkan penglihatan, tetapi keberhasilannya sangat bergantung pada kepatuhan terhadap instruksi dokter sebelum dan setelah operasi. Menghindari hal-hal yang dilarang dapat membantu mencegah komplikasi dan mempercepat pemulihan. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk disiplin dalam merawat mata agar mendapatkan hasil terbaik dari prosedur LASIK.